Jumat, 13 Juli 2012

STANDARISASI LARUTAN E.D.T.A

Alat -alat:
labu ukur
pipet1,2,25,ml dan pipet tetes
erlenmeyer 250 ml
tabung reaksi
buret 50 ml

Peraksi
hablur caco3
hcl 6 H
larutan Buffer PH 10
larutan Mg-EDTA
indikator Eriochorm Black T
larutan Disodium Ethylene Diamine Tetra  Acetic Acid(EDTA)0,01M , 0,4 M
NaOH encer

Cara Kerja:
a).Membuat larutan EDTA 0,01 M.
Timbang 6,64 g EDTA larutkan dalam air suling(yang tidak mengandung ion-ion logam polivalen),encerkan menjadi 1000 ml.
b).membuat larutan Ca +:
Timbang denga teliti 0,5 g caco 3 kemudian pindahkan  ke dalam labu ukur 500 ml ,tambahkan 35 ml air dan setetes demi setetes  Hcl 6 N hingga larutan sempurna.Kemudian netralkan dengan NaOH encer hingga tanda garis.
c). membuat larutan buffer PH 10:
Tambahkan 142 ml Amonia pekat kedalam 17,5 g NH4CL dan encerkan hingga 250 ml dengan air sulinrio-g
d).Larutkan 0,2 g indikatr Erio-T dalam 15 ml Trietanolamin    da demiml 5 ml eatol absolut
e).Memuatan larutan Mg-EDTA:
Campurkan jumlah yang sama larutan EDTA 0,4 Mdan MgSO4 0,4 M netralkan dengan larutan NaOH sehingga PH antara 9-8 (dengan indikator PP memberikan warna merah).Ambil sebagian larutan ini kedalam sebuah tabung reaksi ,tambahkan Buffer PH 10 dan setetes demi setetes atau 2 tetes Erio-T(warna menjadi merah anggur)dengan penambahan EDTA 0,01 M warna larutan akan berubah menjadibiru dan bila kemudian ditambah dengan setetes MgSO4 0,01 M larutan menjadi merah anggur kembali.
Bila keadaan ini belum tercapai tambahkan MgSO4 atau EDTA sehingga cocok.Akhirnya encerkan hingga larutan menjadi 0,01 M.Standarisasi tidak diperlukan.

F).Penetapan Titar EDTA ,01 M:
Pipet 25 ml lautan Ca2+(sebagai baku Primer)kedalam erlenmeyer 250,encerkan denga 25 ml air suling tambahkan 2 ml larutan Buffer PH 10 ,1ml Mg-EDTA dan 2 tetes indikator Erio-T.Titar larutan ini dengan EDTA sehingga warna berubah dari merah anggur ke biru (dekat titik akhir titrasi harus hati hati,sehingga tetes terakhir harus jelas menunjukkan lenyapnya bayangan warna kemerah merahan yang terakhiir).Lakukan penitaran dua kali.

PERHITUNGAN :

Konsentrasi EDTA = A/100 x1000/500 x 25/B


Faktor EDTA        =25/500 x A/B x 1000    mg/cc

A=berat CaCO3    (g)
B=volume EDTA pada penitiran (ml)
100 =Berat Moleku CaCo El

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar